Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u802856266/domains/pracetak.com/public_html/wp-content/plugins/vamtam-elements-b/modules/vamtam-blog/vamtam-blog.php on line 48
Pembuatan Beton di Batching Plant
Batching plant adalah salah satu istilah yang sangat lekat di dunia konstruksi. Inilah peralatan produksi beton secara masal. Dalam pengoperasiannya, maka dibutuhkan material-material utama berupa agregat, semen, admixture dan juga air.

Pengenalan Dasar Tentang Batching Plant

Dengan semua elemen yang ada serta dengan material yang sudah tersedia,  maka proses pencampuran pun bisa dilakukan. Proses ini dimulai dengan aliran material dalam komponen utama batching plant. Semua proses dilakukan dengan pengaturan waktu yang teratur dan berlangsung bersamaan. Hal ini memungkinkan untuk dicapai siklus yang efektif dengan hasil berupa beton yang berkualitas tinggi.

Batching plant sebagai pabrik beton yang menyediakan beton dengan kuantitas masal dan kualitas terjamin dengan semua sruktur yang sedemikian rupa.

Untuk melakukan semua prosesnya, maka diperlukan sistem yang bagus dan juga tenaga kerja operator yang profesional. Dibutuhkan juga pengawasan ahli teknik sipil dalam setiap prosesnya.

Proses pembuatan beton di pabrik beton ini pun harus diawali dengan pengetahuan mengenai penyaluran setiap material hingga adanya mixing semua material tersebut. Dengan proses yang benar, maka akan dihasilkan beton dengan mutu sesuai rencana awal.

Untuk Kebutuhan Betonnya, Baca juga: Harga Ready Mix

Material-Material Untuk Pembuatan Beton di Batching Plant

Batching plant disebut juga dengan pabrik beton.  Di sinilah semua proses pembuatan beton dimulai. Material-material pun disediakan di batching plant untuk diolah menjadi beton segar. Kualitas dan kuantitasnya pun sudah ditentukan sebelumnya. Material beton di pabrik beton ini akan diolah dengan cara :

  • Agregat
    Agregat baik berupa pasir maupun kerikil yang ada di bin akan ditimbang terlebih dahulu yang sebelumnya sudah disalurkan melalaui konveyor sabuk. Ada pula pabrik beton yang memiliki konveyor sabuk yang fungsinya sekaligus sebagai alat penimbang agregat dilengkapi dengan beberapa load cell. Jika sudah, maka agregat didistribusikan ke dalam mixer.
  • Semen
    Pada awalnya, semen ini ditempatkan di silo atau tempat khusus penyimpanan semen. Kemudian, semen ini disalurkan menuju alat penimbang lewat elemen yang disebut dengan konveyor ulir. Jika proses ini dilakukan, maka semen akan ditempatkan di mixer yang akan tercampur dengan agregat. Mixer akan berputar untuk melakukan pencampuran material yang sudah ada.
  • Air
    Air sebelumnya disimpan di dalam tangki penyimpanan. Lalu, air akan disalurkan ke dalam alat penimbang atau disebut dengan flow meter memakai pompa. Saat air sudah memenuhi jumlah yang ditentukan, maka selanjutnya akan disalurkan menuju ke mixer.
    Jika air sudah masuk ke dalam mixer, maka akan dilakukan pencampuran kembali material beton. Proses pencampuran ini dilakuakn selama waktu tertentu seseuai dengan job mix design yang ada sebelumnya.
  • Admixture
    Bahan tambah ini diberikan pada jenis beton tertentu. Artinya, tidak semua jenis beton membutuhkan bahan tambah atau additive ini. Pengunaannya sering kali ditujukan guna memenuhi kualitas beton yang diinginkan.

    Pada pabrik beton, jika admixture diberikan, maka akan disalurkan ke dalam tabung ukur dengan memakai pompa pengisi hingga kuantitasnya terpenuhi sesuai kebutuhan. Selanjutnya, admixture ini akan disalurkan menuju alat penimbang lalu kemudian menuju ke dalam mixer. Di sinilah, bahan ini akan tercampur dengan material-material lain.

Proses produksi beton dengan batching plant ini sangat membantu. Khususnya ialah dalam membuat beton dengan kuantitas yang tinggi atau dalam jumlah masal. Dengan proses yang terencana dengan mix design yang ditentukan, maka akan dihasilkan beton dengan mutu yang diinginkan. Karena di sinilah akan ada jaminan kualitas bahan baku hingga pengawasan yang ketat oleh ahlinya.

Baca juga: Harga U Ditch

Demikian informasi mengenai dasar-dasar mengenai material yang harus tersedia di pabrik beton.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Untuk melakukan order produk yang kami sediakan, sila menghubungi salah satu kontak marketing kami di bawah ini